Friends, rasanya HTS an atau TTM an bagi yg sedang ngejalanin sehingga status ga jelas…krn emang masih jadi single atau pasangannya udah punya co/ce..maka perlu pemahaman mengenai
” The Law of HTS “
1. Just for fun
2. Hindari gossip,
Seringkali gossip lebih banyak bumbunya dpd realita. Jangan pamer kemesraan di depan umum. Bisa bikin orang lain curiga.
3. Main aman.
Aman dari kecurigaan orang lain (pasangannya). Pulang ke rumah on time, kalau keluar pun pakai alasan yg logis.
4. Ga bole cemburu
Kalo suatu ketika, pasangan HTS dapat co/ce baru, kembali ke pasangan lamanya. Ikhlaskan saja.
5. Siap berawal, siap pula berakhir.
Walau perasaan main, tapi siap pula bubaran.
7. No picture at all
Sebaiknya ga perlu pakai dokumentasi, ambil foto berdua, apalagi disimpen di HP segala. Bisa dijadiin bukti n susah ngebantahnya. Apalagi sekarang bisa-bisa melayang ke dunia maya.
Ohhh, jangaaan.
6. Take a benefit.
Tentunya jangan sekedar HTS tanpa ada apa-apa…Matre dikit perlu lah. Banyak kok esmud, oom tajir yg butuh temen-temen ngilangin stres. Jangn salah mereka berusaha tetap jaga nama & reputasi, ga asal main sembarangan.
Tentunya minimal uang saku pasti dapat
Jangan sampai HTS an dengan co parasit atau co mokondo..rugi, malahan kita diporotin. Alasan yg ada adalah ” Demi Cinta Kita “…Bullhsit ! Jangan pernah percaya kata seperti itu ya.
Selamat ber HTS an (kalo berani)
Jika kita cermati lebih dalam, ternyata banyak pasangan yg sedang berpacaran memiliki tambatan hati yang lain. Tambatan hati ini bisa jadi memang memiliki ‘rasa suka’ namun karena status yg ada sudah memiliki pasangan tetap maka mau tak mau rasa itu akan dipendam. Atau secara sengaja ‘main hati’ dengan cara membuka hati dan membiarkan orang lain untuk masuk.
Biasanya bagi cewek seringkali lebih terbuka akan statusnya, apakah dia masih pacaran atau udah pisahan atau statusnya ga jelas, pacaran engga, putus juga engga. Dalam hal ini cewek cukup respek dengan status yang dimilikinya.
Berbeda dengan cowok, mereka rata-rata tergantung maunya apa, apakah akan ngomong terbuka akan statusnya atau berdusta bahwa dia masih single.
Sekarang cukup banyak sebenarnya seorang cewek walaupun sudah memiliki pasangan tetap tetapi masih membuka diri kepada cowok lain. Bisa jadi hanya sebatas untuk selingan semata, sebagai TTM ,atau mungkin ada hal lain yang dicari.
Dalam hal ini sebagai cowok nampaknya harus introspeksi diri, mengapa hal ini terjadi pada pasangannya. Apakah ada yang mengganjal dalam hubungannya atau sebenarnya si cewek sudah memberikan tanda - tanda utk mengakhiri hubungan.
Silakan introspeksi.
Gw nyaris ga percaya, ketika kejadian itu menimpa temen gw sendiri. Secara jujur dy cerita bahwa semalam baru saja menghabiskan malam bersama sahabat sendiri (sebut saja Indra) dan hanya berdua di Puncak. Secara jujur pula, dy cerita apa yang mereka lakukan.
Disisi lain sebenarnya, temen gw dijodohkan dengan salah satu temen, sang sahabat. Sebut saja namanya Alex. Mereka telah diperkenalkan, saling penjajagan, dan nampaknya ada saling kecocokan.
Kilas balik beberapa waktu sebelumnya, temen gw udah bersahabat lama dengan Indra. Mereka sebenarnya sudah tertarik satu sama lain, hanya karena status Indra sudah memiliki istri, maka ga mungkin lah untuk jadian. Hubungan mereka terus berlanjut, sesekali telpon atau sms ataupun sesekali bertemu sekedar untuk makan bersama atau menghabiskan waktu saja.
Saling cerita , curhat , gossip menjadi bumbu-bumbu pertemuan mereka. Kadang-kadang pula diwarnain dengan sedikit kenakalan, hehehehe (temen gw jujur ngaku tapi ga pernah berlebihan)
Dan saat temen gw putus lagi dengan cowok terakhirnya, sang sahabat Indra kembali laksana dewa penolong , memberikan spirit, semangat utk bangkit kembali serta memperkenalkan temennya pula, si Alex.
Gayung bersambut, perkenalan & pertemuan dengan Alex membuahkan hasil, temen gw pun tertarik, walaupun saat ‘ditembak’ pertama kalinya masih belum berani menjawab “iya”. Temen gw pun setelah yakin akan pilihannya, nampaknya akan menjawab “iya” jika nanti ‘ditembak ulang’.
Sebelum Alex datang untuk menyatakan isi hati nya, sang sahabat Indra, tiba-tiba mengajak tuk bersua. Tentu saja, temen gw pun ga nolak, mungkin yg dipikirkan adalah info terbaru ttg calon co nya ini, toh mereka udah kenal.
Pertemuan dengan Indra kembali terjadi, laksana seorang sahabat yang lama tak bersua, tentunya penuh cerita suka dan duka. Apalagi ingat masa-masa dimana mereka mulai kenal dan kejadian apa saja yang pernah terjadi saat itu. Kenakalan kenakalan kecil pun mulai terjadi, yang akhirnya berbuah ajakan untuk menghabiskan sisa waktu di Puncak. Pancingan, candaan, godaan-godaan selama perjalanan panjang Jakarta - Puncak, cukup untuk memancing rasa suka yang dulu pernah timbul di hati temen gw.
Akhirnya kenakalan pun berlanjut sesampai di tempat yang cukup nyaman. Mereka menikmatinya. Untuk pertama kalinya, temen gw membiarkan kenakalan yang melebihi batas sang sahabat, Indra. Dan yg jelas mereka pun menikmatinya.
Ketika pengalaman ini usai diceritakan, nyaris gw ga percaya. Saat seorang sahabat memperkenalkan temennya, dan temen gw suka. Lalu temen gw pun ga nolak lagi permintaan sahabt untuk menghabiskan waktu bersama.
Tapi gw percaya, ketika gw terima sms temen gw…” Nik, gw ud punya co skg. Alex , orangnya baik..bla..bla…bla..”
Dan Gw cuma bengong , karena Alex adalah yang dijodohkan ke temen gw oleh sang sahabat Indra.
1. Tipe Main-main
Selingkuh adalah suatu permainan yang mengasyikkan. Karena dari selingkuh , maka bisa lepas dari beban yang ada. Selingkuh adalah alternatif penghilang ketegangan, stress, dan fun ! Perselingkuhan yang terjadi tergantung mood nya aja.
2. Tipe Petualang
Selingkuh itu tantangan. Mirip naik roller coaster, yg menimbulkan sensasi tersendiri, ada deg degannya, ada penasarannya, bercampur aduk antara fisik dan emosi. Perselingkuhan akan memacu gairah lebih, bahkan pasangan selingkuh pun bukan cewe sembarangan. Bahkan berani berselingkuh dgn cewe temennya /sahabatnya sendiri atau selingkuh dgn binor.
3. Tipe Musiman
Cowo tipe ini biasanya akan berselingkuh pada saat & waktu yang tepat. Berani selingkuh kalo sedang dapat ekstra income, bonus, ataw modal. Kalo sdg ga ada modal, duduk manis aja.
4. Tipe Setia
Nha tipe ini setia pada pasangan tetapnya dan pasangan selingkuhnya. Ga macem-macem sich. Pasangan selingkuhnya pun ga banyak, kadang cuma satu aja atau beberapa. Dan pasangan selingkuhnya sadar akan posisi cowo nya.
5. Tipe Oportunis
Kebalikan dari tipe setia, maka tipe cowo ini adalah setiap ada kesempatan & peluang maka selingkuh bisa dilakukan. Buat cewe yg punya cowo tipe seperti ini, capeee deeee
6. Tipe Sesaat
Kalo yg ini biasanya terjadi perselingkuhan krn ga disengaja. Bisa krn terpancing oleh keadaan dan segera tersadar bhw ternyata sdg selingkuh. Krn emang ga ada niatan, maka dia tdk akan melanjutkan perselingkuhannya.
7. Tipe Kronis
Bagi yg punya cowo tipe ini lebih baik segera tinggalkan krn selingkuh udah mendarah daging. Ga peduli siapa yang menjadi pasangan selingkuhnya, apalagi mikirin perasaan cewe nya. Pacaran cuma sebagai status aja. Selingkuh udah jadi hobby heheheheh
8. Tipe Berkomitmen
Tipe ini hampir mirip dgn tipe setia, tapi cowo ini lebih tegas dlm menjalankan aturan main. Selingkuh oke, tapi aturan main tegas & jelas kepada pasangan selingkuhannya. Seringkali cewe terkesan dgn pribadi cowo yg spt ini, krn biasanya cowo ini memiliki kharisma , citra diri & berusaha menjaga keharmonisan pasangan tetapnya.
Ga semua cowo akan melakukan dgn satu tipe, kadang-kadang bercampur, namun bisa dilihat mana yang lebih dominan.
Nha sekarang, bagaimana perselingkuhan yang terjadi selama ini (jika ada). Bagi para cowo, kira-kira selingkuh model mana ya, yg sdg dialami ?
Menjadi unvirgin bukan lah suatu keterpaksaan atau kesengajaan, namun sebaiknya sudah menjadi keputusan. Seringkali semuanya menjadi kelewat batas ataupun berawal dari suatu hal yang tidak diduga sebelumnya. Semuanya masih tetap dibawah bendera ” atas nama cinta ” yang akhirnya melepas virginitas sebagai pembuktian ikrar cinta.
Suatu keputusan menjadi unvirgin seringkali diawali dengan derai air mata, dan penyesalan bahwa telah terjadi hal yang melewati batas, menembus norma-norma sosial dan agama yang ada. Namun apakah cinta hanya sebatas virgin dan ga virgin ?
Disisi lain, para PK (penjahat kelamin) berdalih cinta perlu pembuktian, memburu virginitas sebagai bukti kejantanan dan keperkasaan. Bukan tingkat hubungan cinta untuk jangka lama, namun hanya sekedar pemuas nafsu syahwat semata.
Inilah yang seringkali menjebak para wanita, yang terlena oleh bujuk rayu, ataupun buaian semata, yang akhirnya rela melepaskan virginitas hanya demi cinta. Sekali lagi hanya demi cinta. Cinta yang masih sebenarnya masih perlu dipertanyakan lagi, sampai sejauh mana cinta itu ada ?
Namun jangan sampai suatu keadaan unvirgin menjadi sesuatu hal yang disesali dan seolah-olah menjadi kartu mati, bukan. Masih ada kesempatan untuk melangkah. Bersyukurlah jika memang pria yang pertama memperolehnya merupakan juga pria terakhir dan bisa bersanding di pelaminan.
Disisi lain berapa banyak yang hanya berusia singkat. Renggut virginitas dan dengan seribu dalih bahwa cinta sudah luruh, mengalihkan lagi kepada yang lain. Yang mungkin lebih menarik, atau lebih cantik.
Akhirnya , jadikanlah unvirgin menjadi suatu keputusan bukan penyesalan. Keputusan untuk tetap ke depan. Cinta hanyalah permainan kata-kata yang semata-mata bisa menutup hati. Buaian, sanjungan, pujian, hadiah ataupun bentuk perhatian sebaiknya tidak perlu disilaukan. Semuanya masih tetap biasa. Dan memang biasa-biasa saja.
Menjadi unvirgin adalah sebuah keputusan yang tidak untuk disesali.
Ada private message muncul di inbox gw. Isinya singkat dan dikirimkan dari seseorang cowok yg ada dlm list FS gw.
Nik, gw xx ada di FS lo, gw suka tulisan di blog lo. Gw baca & gw renungkan, sebagian diantaranya emang ada dlm kenyataan, Nik. Cuma yg gw ga sukain adalah , lo terlalu sexist, lo terlalu menyudutkan cowok, sebagai sesosok mahluk yg egois, sex brain, mesum, dsb. Gw sbg co, rada risi dgn pola pandang spt yg lo pikirin.
Perlu lo ketahui, Nik. Gw baru aja married, seminggu menjelang puasa kemarin. Gw ga ngira, kalo saat malam pertama, yg gw bayangkan betapa indahnya, ternyata mengecewakan gw. Bini gw uda GA VIRGIN ! . Saat itu gw ngrasa kecewaaaaa sekali. Gw ga ngira, krn selama ini ngw sendiri sangat menjaga pergaulan gw, gw jaga nama baik keluarga,kalopun gw pacaran saat sma ato kuliah, gw ga aneh-aneh. Bahkan cium ce pun, gw sangat jarang. Gw mungkin termasuk co antik, kuno, di abad sekarang ini. Dan itu gw , Nik.
Gw sengaja ga menumpahkan kekecewaan saat itu juga, krn gw ngrasa bahwa mungkin ketdkvirgininan bini gw , bkn krn dy pernah ML sebelumnya. Gw hanya berpikir positip saja, bhw mungkin, ada sebab lain. Tapi hal itu sangat mengganggu pikiran gw, dan gw penasaran utk tahu & tahu ada apa dgn bini gw sebenarnya.
Nik, gw emang lom nanya detil, krn suasana di rumah masih rame, ortu juga ada, dan tamu-tamu hampir tiap hari ada aja yg datang. Maklum bokap gw termasuk salah satu “tokoh” yg beken & dikenal.
Nik, sorry, kalo gw tumpahin kekecewaan ke lo. Gw ga kenal lo. Tapi gw ingin agar pola pikir lo ttg co atau ce agar dilurusin. Gw jujur, gw bukan co yg aneh-aneh. Didikan keluarga gw sangat keras & ketat. Bahkan dalam memilih ce sebagai bini gw pun sebenarnya campur tangan keluarga cukup besar. Gw ikutin apa yg bokap nyokap gw omongin dlm memilih calon pendamping.
Setau gw, bokap nyokap bini gw juga berasal dari keluarga baik-baik & terpandang. Gw juga kenal dgn bini gw , walopun dulunya ga sempat pacaran. Tapi gw yakin bhw dia anak baik-baik.
Nik….kalo akhirnya gw tau apa yg terjadi dgn bini gw sekarang dan krn kesalahan yg pernah dia buat dulu. Gw berani buat putusin utk ‘PISAH’. Apapun resikonya….
(Gw rada tertegun baca PM nya dia yg sampai sekarang lom gw bales)
Bwat para cewek, wajib hukumnya putusin cowoknya tanpa basa basi jika :
1. Selingkuh ama pasangan sejenis ! Ketauan kalo pacaran cuma sebagai status doang. Amit-amit dech.
Kalo dianya bi..bagaimanapun juga, tinggalin !
2. Maen ama waria, udah gitu di SP lagi.
Huekkk ! Bener-bener ngejatuhin harga diri banget, dianggap waria lebih cantik ! Padahal dah tau , dia punya ‘pedang’ juga.
3. Jadi bronis, & pacaran ama TG ataw jadi simpenannya. Ketauan dech, yg dicari cuma money & free pleasure !
("Termehek-mehek", Trans TV, Minggu 24 Aug 08)
Jadi, perlu lah cowok lo dicermatin bener bener!
Ada yg mo nambahin ?
(Lanjutan This is real (sebuah message di inbox gw)
Urusan bayar registrasi ulang, SPP, bayar wisuda, bayar kos, uang kepake gara-gara gantiin HP temen yg ilang, rasanya menjadi bagian suka duka mahasiswa .
Solusinya kadang dgn minjem duit temen, ataw nodong ortu lagi. Kalau dikasih ga masalah, utk sementara beres. Kalau sama-sama bokek, n ga ada duit, masalah baru mulai muncul dech.
Dalam kondisi kepepet begini, seringkali dgn sangat terpaksa berusaha utk menawarkan "diri" sejenak kepada orang (cowo) lain yg bersedia.
Minta tolong temen utk nyariin "bantuan" dgn bisik-bisik. Takut ketauan. High risk !
MInta tolong temen sekampus, utk memberi "bantuan lebih" rasanya ga mungkin. Seringkali cowo kampus pun lebih cenderung, pelit atau maunya gretongan. Selain itu bisa bisa jadi ‘ember bocor’ sana sini, malahan repot n runyam jadinya.
Bagaimanapun juga jaim di depan temen - temen adalah wajib hukumnya. (Biarpun hanya segelintir orang yg tahu).
Langkah yg dicoba lainnya, mencari co iseng yg sdg BK (butuh kehangatan) atau KD (kelebihan duit) saat chatting (MIRC). Modal nekad n blind test, yang kadang-kadang, lebih banyak co iseng dpd yg serius. Apa boleh buat emang harus dilakoni.
Setelah speak-speal PDKT agar dapat mutual chemistry, kenyamanan, n nyambung saat ngomong, akan mempermudah nego brp yg bisa di dapat.
Atau cara lain….
Jika masih ada modal lebih, kdg terjun ke dunia malam , clubbing / diskotik, dengan harapan , ada kenalan baru n bersedia utk memberikan "win win solution" .
Tapi jangan salah, seringkali dari hal-hal yg awal mulanya kepepet atau serius butuh uang utk memenuhi kebutuhan primer sbg anak kuliahan. Namun malahan menjadi keterusan & keasyikan. Seolah-olah dapat duit relatif lebih mudah dan cukup bermodalkan pasrah.
Coba dech perhatiin…..
Mereka berusaha menampilkan dirinya, layaknya orang terpandang & kaya, berkelas & terhormat.
Aktifitas &kehidupan sosialnya juga disesuaikan agar bisa merasakan & menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Penampilan , gaya hidup, semuanya ditiru agar benar-benar memperoleh pengakuan jati dirinya.
Namun seringkali yg terjadi adalah sebagian diantaranya memang tidak berasal dari keluarga kaya n terpandang atau berlatar belakang sosial tertentu. Mereka berusaha utk mendapatkan status barunya dengan segala macam cara. (Muara Bagdja, Kolom - Seputar Indonesia, Minggu, 10 Ags 2008)
Inilah yg terjadi, ketika mimpi-mimpi yg berusaha diraihnya tetap hanyalah mimpi. Semua usaha & daya upaya, belum juga mendapatkan hasil nyata.
Semuanya menjadi sia-sia dan sirna……manusia baru yg terjadi adalah manusia baru dalam kehidupan yg sama sekali bertolak belakang dari mimpi dan cita-cita.
Kasihan si Ryan, mimpi tinggalkah mimpi. Langkah salah telah terjadi. Mencari identitas diri dengan mengubur masa lalu, dan berusaha meraihnya dengan cara-cara yang tak pantas & sangat menjijikkan.
Bagi yg masih dalam kecenderungan pecinta sejenis, rasanya perlu dikaji ulang dech. Perlu rasionalitas terhadap rasa yg dimiliki.
Ga salah, memiliki perasaan sayang atau cinta.
Tapi kecenderungan kepada sesama jenis, rasanya melawan kodrati. Walaupun dengan seribu dalih, bahwa dilahirkan dengan rasa terperangkap dalam jenis kelamin.
Atau kecenderungan yg terpaksa utk terpikat pada sesama, yg terus menerus dipupuk dan dibiarkan.
Disis lain dimungkinkan krn timbulnya rasa kecewa krn pernah merasakan sikap, tingkahlaku atau perlakuan kasar dr mantan kekasih. Seolah-olah kesetiaan menjadi sia sia belaka.
Belum lagi bumbu bumbu selingkuh yg mungkin pernah terjadi saat masih ada ikatan, baik berupa pacaran, tunangan atau suami istri.
Rasa kecenderungan itu harus dilawan. Perasaan itu harus disirnakan dgn menajamkan rasionalitas, pikiran, dan keyakinan.
Untuk apa hidup didunia. Mengapa ada ce , mengapa pula ada co ?
Disisi lain, perlunya kesadaran akan diri kita sebagai mahluk Nya, yg mungkin bisa menyadarkan, bahwa kita harus selalu berpaling kepada Nya…..
Nah, utk itu bwat yg masih coba coba ataw cenderung cinta ma sejenis, sebaiknya jangan diterusin dech…..
Back to normal plizzzzzzz
(mengenang Ryan sang jagal dari jombang….)